Sunday, 11 September 2005
Onrust Pictures
Sunday, 4 September 2005
Re: [e-Journal] 7/04/2005 08:44:00 AM
--- "Anung B. Ariwibowo" <barliant@yahoo.com> wrote:
> Begitulah.. ngomporin diri sendiri untuk pindah pohon Juw :)
>
> --- juwi <noreply-comment@blogger.com> wrote:
>
>
> ---------------------------------
> Lho, kok kayaknya jadi tren sih, topik begini akhir-akhir ini :( ?
> Ada apa, Nung?
>
> --
> Posted by juwi to e-Journal at 7/04/2005 08:44:00 AM
>
>
> --
> Ag.B -- barliant@duabelas.net
> Aspire, Empire, Expire, Inspire, Perspire, Respire, Transpire
>
>
>
> __________________________________
> Yahoo! Mail Mobile
> Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone.
> http://mobile.yahoo.com/learn/mail
>
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
Re: [Bahasaku] 9/04/2005 06:52:13 AM
--- Anonymous <anonymous-comment@blogger.com> wrote:
---------------------------------
Great blog you have here! Very interesting stuff
SHOCKING Teeth Whitening
blog. It contains MUST SEE stuff about Teeth Whitening.
Come and check it out if you dare ;-)
--
Posted by Anonymous to Bahasaku at 9/04/2005 06:52:13 AM
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
Thursday, 1 September 2005
Asalnya cicak
Coba dipikir..hebatnya Allah..kemahakuasaanNya. Coba perhatikan contoh kecil ini: awalnya padang ilalang. Di sana binatang-binatang yang hidup apa sih paling-paling? Kalo padang ilalang itu dibabat terus dibangun rumah.. lho.. kok bisa ada cicak ya? Dari mana itu datengnya si cicak? Padahal waktu masih padang ilalang tak dihuni manusia nggak keliatan itu cicak.
Subhanallah.
Tuesday, 30 August 2005
New Fotopic Link
At the mean time, while you are waiting for those pictures shown up in the gallery, you can see my friend's photographs. He just bought a Panasonic FZ5 digital camera. The result is very good. Check it out!
Wednesday, 17 August 2005
Merdeka
Bagaimanapun, waktu sepanjang itu seharusnya sudah cukup untuk betul-betul memerdekakan bangsa ini dari pola pikir yang terkekang. Cobalah renungkan, apakah kehidupan keseharian kita sudah bisa dibilang merdeka?
Hand phone berbagai macam jenis bisa ditemukan di negeri ini, terutama di kota-kota besar. Banyak orang yang membeli handset keluaran terbaru tanpa tahu bagaimana mengoperasikan fitur-fitur canggih yang tersedia. Membeli handset keluaran terbaru semata-mata hanya karena gengsi. Apakah ini sikap merdeka? Pikiran kebanyakan warga kota besar di Indonesia masih terbelenggu dengan nafsu 'gengsi', tidak mau ketinggalan menuruti nafsunya ingin memiliki barang mahal dan canggih.
Kebanyakan bangsa ini masih terjajah oleh nafsunya.
Sekolah, kursus, dan perguruan tinggi menjamur di mana-mana. Pendidikan jadi industri. Tidak peduli rakyat kebanyakan masih kesulitan mengumpulkan uang untuk membayar biaya pendidikan yang begitu mahalnya. Yang terpikir bagaimana mendapatkan untung dari penyelenggaraan pendidikan, alih-alih membuat pintar orang.
Kebanyakan bangsa ini masih terjajah oleh nafsunya ingin memperkaya diri.
Kebanyakan bangsa ini masih terjajah oleh kebodohan. Ironisnya kebanyakan orang pandai justru menjajah saudara sendiri.
Walhasil kebanyakan generasi muda bangsa ini, terutama di kota besar, pergi ke sekolah setiap pagi demi mencari nilai bagus. Tak peduli ilmu tidak didapat, nilai bagus bisa didapat dari mencontek pekerjaan orang lain.
Kebanyakan bangsa ini masih belum mandiri, tidak percaya diri dengan kemampuan sendiri untuk bangkit menggunakan akal dan pikiran sendiri, membuat sebuah karya milik sendiri.
Tak heran jika rasa memiliki sebagian orang di negeri ini begitu rendahnya. Aset negara pun dibiarkan lepas demi kepentingan jangka pendek. Kedudukan kita pun lemah di hadapan bangsa-bangsa lain karena kita tidak punya kemampuan yang membanggakan, masih tergantung dari bangsa lain.
Sudah 60 tahun negara ini menyatakan kemerdekaannya, tapi tampaknya kebanyakan orang lupa bahwa Proklamasi adalah awal dari perjuangan yang lebih panjang. Perjuangan untuk membuktikan bahwa negeri bernama Indonesia memang benar-benar merdeka.
Friday, 5 August 2005
PDIP
Di saat kebanyakan rakyat negeri ini sedang menderita mereka dengan tidak peduli malah jalan-jalan ke luar negeri. Alasannya untuk studi banding.
Emangnya apa sih yang di-studi banding? Kinerja parlemen di negara-negara maju? Emangnya setelah studi banding mereka jadi semakin pintar untuk meningkatkan kinerja Dewan Yang Terhormat? Rasanya dari dulu udah sering ada studi banding ke luar negeri, tapi para anggota Dewan Yang Terhormat tampak tidak semakin pandai (justru semakin pandai menghambur-hamburkan uang).
Saya tidak heran kalau anggota Dewan yang ngotot pengen melakukan studi banding berasal dari Fraksi PDIP. Sebab, PDIP itu nyatanya adalah kependekan dari Perbanyak Duit, Ingkari Perjuangan.
Jadi, apapun yang terjadi, dalam pemilu mendatang, jangan pilih wakil dari partai yang satu itu ya! Bikin rakyat sengsara aja!