Showing posts with label islam. Show all posts
Showing posts with label islam. Show all posts

Friday, 14 June 2019

Allah Does Not Burden what His Slaves can not Bear With

Taken from https://contentmuslimah.tumblr.com/post/185524444567/my-husband-said-something-to-me-today-that-really

My husband said something to me today that really got me thinking. Noticing i’ve been down the past few days, he reminded me that everything will be okay. He said that Allah will not burden us beyond what we can bear, and that is something we are constantly told. What he went on to say was if we cannot bear it, then there is something wrong in us. A deficieny of some sort. I’ve never really thought of it like that before. At times you will go through trials that really do seem unbearable, these trials will sometimes put a hold on your life. You get stuck in a rut and it is as though nothing is improving. You feel trapped, and although these tests upon first impact can be a hurdle to get over, it is still very possible. However, when it extends for much longer than what is bearable, when it begins to impact your sanity, you start to wonder if this test is here to build you up or to completely tear you down. 
What he said to me really changed my perspective. I am able to make even the smallest of things unbearable, if i refuse to move on, if i refuse to adapt and shape my life around it, or if i refuse to face the obstacles that come with this hardship. What could easily come and go if i could come to terms with it, could also remain with me and eat up at me for the longest time if i refuse to challenge it, or to challenge myself. What he said made me realize that because i was not willing to accept certain changes in my life, i was stalling and in turn experiencing this relentless torture. 
I don’t know if this will help anyone, but if you’re experiencing something similar, something that just won’t leave you.. maybe reflect on yourself and how you’re handling the situation. It could be that the door for relief was wide open for you all along, but you haven’t bothered to take the steps that will lead you out of this mess, whether it is out of fear, anxiety, a lack of motivation, ect. Life is a series of hurdles and events that we must either cross or adapt to, otherwise we will never grow, our struggles will never leave us and everything will only continue to pile up. Our time and what is written for us will not stop for the sake of our comfort. You just have to catch up with yourself.

Tuesday, 11 June 2019

Mensyukuri Negative Spiral

Dalam hidup ini pilihannya hanya ada dua pilihan besar. Bersyukur atau Kufur. Termasuk ke dalam pilihan Kufur adalah ketika kita merasa menyesali berlebihan terhadap apa yang kita alami. Ketika setiap pagi kita dikasih kesempatan sama Allah bisa bangun pagi, kita merasa perjalanan sehari itu terasa teramat berat, dan hampir putus asa. Takut menghadapi persoalan yang akan dijalani sepanjang hari yang baru.

Yakinkan diri kalo apa yang sekarang kita berada, sesungguhnya adalah posisi terbaik yang Allah berikan buat kita.

Inget kan gimana riwayat nabi Yusuf? Kalo mau menyesali perjalanan hidup beliau, tentu kita akan bertanya kenapa kok masa kecil beliau mengalami kondisi yang nggak menyenangkan. Dibuang dari rumah, diculik, dijadikan budak.

Sunday, 3 February 2019

Become People of 'Alhumdullilah' | Nouman Ali Khan | illustrated

Thanks, and Praise, Both of them are included in Alhamdulillah

Watch the video for more details.

Thursday, 31 January 2019

Maha Sayang-Nya Allah, Allah Maha Penyayang

Alhamdulillah. Allah masih kasih umur. In sya Allah untuk merampungkan urusan yang belum selesai. Semampunya dijalani, mohon ampun sama Allah kalo akhirnya nggak bisa terselesaikan semua. Akhirnya mau nggak mau mengakui kalo kapasitas diri emang terbatas. Mau bagaimana pun akhirnya nggak bisa sombong. Harus ngaku, rela atau nggak rela, bahwa Allah itu Maha Suci, Maha Sempurna, Maha Berkuasa, Maha Hidup dan Maha Menghidupkan. Kita hanya manusia biasa, nggak ada apa-apanya, kalo Allah nggak kasih kesempatan hidup. Bisa bangun pagi hari ini karena Allah masih kasih kesempatan. Bisa melakukan aktifitas sepanjang hari ini, karena Allah kasih ijin.

Thursday, 17 November 2016

How Shaytaan Stops you from Quran | illustrated | Nouman Ali Khan | Subt...


Sunday, 5 June 2016

Surat al-Mulk (Kerajaan) - bagian 1

Surat Al-Mulk (Kerajaan)


Ayat 1 hingga 30

ﺑِﺴْﻢِ ٱﻟﻠَّﻪِ ٱﻟﺮَّﺣْﻤَٰﻦِ ٱﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ

Dengan nama Allah Yang Maha Murah lagi Pengasih.

ﺗَﺒَٰﺮَﻙَ ٱﻟَّﺬِﻯ ﺑِﻴَﺪِﻩِ ٱﻟْﻤُﻠْﻚُ ﻭَﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻰٰ ﻛُﻞِّ ﺷَﻰْءٍ ﻗَﺪِﻳﺮٌ
(1) Maha Suci Dia, yang di dalam tanganNya sekalian kerajaan; dan Dia atas tiap-tiap sesuatu adalah Maha Menentukan.

ٱﻟَّﺬِﻯ ﺧَﻠَﻖَ ٱﻟْﻤَﻮْﺕَ ﻭَٱﻟْﺤَﻴَﻮٰﺓَ ﻟِﻴَﺒْﻠُﻮَﻛُﻢْ ﺃَﻳُّﻜُﻢْ ﺃَﺣْﺴَﻦُ ﻋَﻤَﻼً ۚ ﻭَﻫُﻮَ ٱﻟْﻌَﺰِﻳﺰُ ٱﻟْﻐَﻔُﻮﺭُ

(2) Dia yang menciptakan maut dan hayat, karena Dia akan menguji kamu, manakah di antara kamu yang terlebih baik amalannya; dan Dia adalah Maha Perkasa, lagi Maha Pengampun.

ٱﻟَّﺬِﻯ ﺧَﻠَﻖَ ﺳَﺒْﻊَ ﺳَﻤَٰﻮَٰﺕٍ ﻃِﺒَﺎﻗًﺎ ۖ ﻣَّﺎ ﺗَﺮَﻯٰ ﻓِﻰ ﺧَﻠْﻖِ ٱﻟﺮَّﺣْﻤَٰﻦِ ﻣِﻦ ﺗَﻔَٰﻮُﺕٍ ۖ ﻓَﭑﺭْﺟِﻊِ ٱﻟْﺒَﺼَﺮَ ﻫَﻞْ ﺗَﺮَﻯٰ ﻣِﻦ ﻓُﻄُﻮﺭٍ

(3) Dia yang telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat; tidaklah akan kamu lihat pada penciptaan Yang Maha Pemurah itu sesuatu pun dari yang bertikaian. Maka ulanglah kembali penglihatan, adakah engkau lihat sesuatu yang janggal?

ﺛُﻢَّ ٱﺭْﺟِﻊِ ٱﻟْﺒَﺼَﺮَ ﻛَﺮَّﺗَﻴْﻦِ ﻳَﻨﻘَﻠِﺐْ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ٱﻟْﺒَﺼَﺮُ ﺧَﺎﺳِﺌًﺎ ﻭَﻫُﻮَ ﺣَﺴِﻴﺮٌ

(4) Kemudian itu ulanglah kembali penglihatan kedua kalinya, niscaya akan kembalilah penglihatan dalam keadaan payah, dan dia akan mengeluh.

Seluruh Kerjaan Ada Dalam TanganNya


"Maha Suci Dia, yang di dalam tanganNya sekalian kerajaan." (pangkal ayat 1). Apabila kita baca pangkal ayat yang pertama ini dengan penuh khusyu' dan memahami kandungannya secara mendalam, akan terasalah betapa Tuhan memberi ingatan kepada manusia dalam perebutan kekuasaan dan kemegahan dunia ini bahwasanya Kerajaan yang sebenar Kerajaan, kekuasaan yang sebenar kekuasaan hanya ada dalam tangan Allah.

Saturday, 4 January 2014

Tentang Kesombongan

"Dan (ingatlah) tatkala Kami berkata kepada Malaikat: Sujudlah kamu kepada Adam! Maka sujudlah mereka, kecuali iblis, enggan dia dan menyombong, karena adalah dia dari golongan makhluk yang kafir. (ayat 34).

Inilah kelanjutan dari pelaksanaan keputusan Allah mengangkat Khalifah di bumi itu. Adam telah dijadikan dan telah diajarkan kepadanya berbagai nama, dan banyak ilmu yang diberikan kepadanya, yang tidak diberikan kepada Malaikat. Kemudian diperintahkan Tuhanlah Malaikat-malaikat itu menyatakan hormat kepada Adam, dengan bersujud.

Thursday, 29 August 2013

Tentang Sihir

Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu melakukan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir, melainkan setan-setan itulah
yang kafir. Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, padahal keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seseorang
sebelum mengatakan, "Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir." Maka mereka mempelajari dari kedua Malaikat itu sesuatu yang dapat memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya (atau sebaliknya). Mereka (ahli sihir) tidak akan dapat mencelakakan
seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka. Dan sungguh, mereka sudah tahu, barang siapa yang
menukar (kitab Allah) dengan sihir itu, niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu. (Albaqarah 102).

Saturday, 17 August 2013

Tentang Berhati-hati dengan Caci-maki

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa pada suatu hari Abu Bakar as-Shiddiq duduk dekat Rasulullah s.a.w. dalam satu majlis. Tiba-tiba datanglah seseorang, lalu orang itu melepaskan beberapa caci-maki kepada Abu
Bakar, dan Abu Bakar menjawab, kelihatan muka Rasulullah berubah jadi
marah, dan beliau terus berdiri meninggalkan majlis itu. Melihat Rasulullah berdiri, Abu Bakarpun berdiri mengikuti beliau. Lalu dia bertanya: "Orang itu memaki aku dan aku berdiam diri, sedang engkau tersenyum. Tetapi kemudian setelah makiannya itu keterlaluan dan aku menangkisnya, engkau kelihatan marah dan engkau segera berdiri meninggalkan majlis. Kenapa begitu?"

Friday, 12 July 2013

Tentang Kemuliaan dan Membanggakan Diri

"Ingatlah olehmu akan nikmatKu yang telah Aku kurniakan kepadamu, dan sesungguhnya Aku telah pernah memuliakan kamu atas bangsa-bangsa." (Q 2:47)

Diperingatkan hal ini, bahwa kemuliaan yang telah dianugerahkan Allah kepada mereka itu, bukanlah karena darah keturunan mereka lebih tinggi dari darah keturunan yang lain. Sekali-kali tidaklah Tuhan mengajarkan perbedaan suku (ras), tinggi itu rendah ini. Mereka pernah dimuliakan melebihi bangsa dan suku yang lain, sebab merekalah penerima waris ajaran nenek-moyang mereka Ibrahim, Ishak dan Ya'kub tentang percaya kepada Allah Yang Maha Esa. Selama Tauhid itu mereka pegang teguh, kemuliaan itu tidaklah akan dihilangkan atau dicabut dari mereka. Jadi mereka diberi kemuliaan ialah karena kemuliaan pendirian. Adapun kalau Tauhidnya telah hilang, dan yang mereka pertahankan telah tinggal kemegahan saja menyebut-nyebut kebesaran yang lampau, hinalah mereka dan bangsa lain yang menerima dan menjunjung Tauhid itu pulalah yang akan dimuliakan Tuhan.

Saturday, 6 July 2013

Tentang Hujan

"Dan kamu jadikan mencari rezeki bahwa kamu mendustakan itu" (Alquran surat 56 ayat 82)

Menurut riwayat Ibnu Abbas, yang dirawikan di dalam Shahih Muslim, pada suatu hari terjadilah hujan lebat dalam kota Madinah, maka bersabdalah Rasulullah s.a.w.: "Akan ada orang yang bersyukur atas turunnya hujan ini dan akan ada pula orang yang kafir. Akan ada yang berkata bahwa hujan ini adalah Rahmat Allah, tetapi akan ada pula yang berkata bahwa hujan ini turun adalah karena pengaruh bintang."

Maka bagi orang-orang yang masih belum kokoh kepercayaannya kepada Allah dan masih percaya kepada bintang-bintang, tidaklah mereka percaya akan turunnya Rahmat sesungguhnya berasal dari Allah. Mereka dustakan semuanya itu dan mereka masih lebih percaya kepada pengaruh bintang-bintang itu.

Sunday, 10 February 2013

Menghafal Quran Kata per Kata

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempermudah menghafal Alquran. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menghafal makna setiap kata yang menyusun ayat-ayat Alquran yang kita hafalkan. Beberapa penerbit di Indonesia sudah ada yang meluncurkan Alquran edisi Terjemah per Kata.

Bagi pengguna perangkat BlackBerry, atau pengguna komputer, terjemah kata ayat Alquran juga dapat diakses melalui situs Corpus Quran.

Monday, 31 December 2012

Melawan Takdir

Just come with this thought this morning:

Takdir Allah itu bisa dilawan apa nggak? Menurutku jawabannya bisa.

Saturday, 21 July 2012

Godaan Ramadhan (1)

Godaan pertama yang harus dilewati adalah tidur selepas sholat Subuh di hari pertama Ramadhan.
Bismillah..

Saturday, 26 November 2011

Fwd: Announcement for Muharram 1433H

---------- Forwarded message ----------
From: Hilal Sighting Committee of North America <info@hilalsighting.org>
Date: Fri, 25 Nov 2011 22:41:35 -0800
Subject: Announcement for Muharram 1433H

Bismillaah Walhamdulillaah WasSalaatu WasSalaam Ala Rasulillaah.

AsSalaamu Alaykum wa rahmatullah Dear Brothers and Sisters,The Hilal was not sighted in Mainland US and Canada on Nov. 25, 2011G. Hence we complete 30 days and start Muharram 1433H on Nov. 27, 2011G. Ashoora thus falls on Dec. 6, 2011G in North America.

Please encourage your friends and relatives to become members of Hilal Sighting Committee of North America by clicking on the link labeled Register and sign up to receive Hilal Alerts. (It only takes a couple of
minutes and is free). You are also encouraged to take pictures of the Hilal and email us.

If you wish to unsubscribe from this list so that you no longer receive emails from www.hilalsighting.org (
http://www.hilalsighting.org/ ) please update your membership on the website or email info@hilalsighting.org
( mailto:info@hilalsighting.org ) with the word "Unsubscribe" in the subject line.

Jazakum Allaahu Khayran, WasSalaam,
Hilal Sighting Committee of North America

Wednesday, 15 June 2011

A Conversion Program from Solar to Hijri (in Python)



In his blog, prof. Thomas Djamaluddin, a researcher in LAPAN (Indonesia's National Institute of Aeronautics and Space) posted a small program to do a conversion between a Solar date to a Hijri date, and vice versa. Here is the translated version of his program, written in Python programming language. The original paper of prof. Thomas regarding the program can downloaded here.

Hope this small program is useful.

def main():
    print "*** Calendar Conversion Program ***"
    print " Hijri (Islamic Calendar) <-> Solar Calendar "
    print " (Caution: There is the Islamic Date Line which"
    print " causes this calculation may differ about (+/-) 1 day)."
    print " 6 August 1991, 25 Muharram 1412"
    print " Calculated by T.Djamaluddin"
    print " Dept. of Astronomy, Kyoto University"
    print " Sakyo-Ku, Kyoto 606, Japan"
    print "*******"
    print ""
    conv = ""
    while conv <> 0:
        print "1. Conversion Hijri (Islamic Calendar) to Solar Calendar"
        print "2. Conversion Solar Calendar to Hijri (Islamic Calendar)"
        print ""
        conv = input("Choose 1 or 2 (0 to exit):")
        if (conv == 1):
            hijriToSolarMenu()
        elif (conv == 2):
            solarToHijriMenu()
        else:
            pass


def hijriToSolarMenu():
    '''
    Ask user to enter (assume valid) Hijri date. Calls
    hijriToSolar().
    '''
    print "*** Conversion from Hijri to Solar Calendar ***"
    print ""
    hd = input("Hijri date:")
    print "1. Muharram      5. Jumadil Awal    9. Ramadhan"
    print "2. Safar         6. Jumadil Akhir  10. Syawal"
    print "3. Rabiul Awal   7. Rajab          11. Zulqaidah"
    print "4. Rabiul Akhir  8. Shaban         12. Zulhijjah"
    hm = input("Hijri month:")
    hy = input("Hijri year:")
    (sd, sm, sy) = hijriToSolar(hd, hm, hy)
    smStr = solarMonthName(sm)
    print hd,"/",hm,"/",hy, "Hijri is", sd,"/",sm,"/",sy, "A.D.","(",smStr,")"


def hijriToSolar(hd, hm, hy):
    '''
    Converts a given Hijri date to Solar date.
    '''
    nhd1 = (hy - 1) * 354.3671 + (hm - 1) * 29.5306 + hd
    nhd = int(nhd1)
    nsd = nhd1 + 227016
    if nhd > 350721:
        gc = 10
    else:
        gc = 0
    if nhd > 393898:
        gc = 11
    if nhd > 430422:
        gc = 12
    if nhd > 466946:
        gc = 13
    sy = int( (nsd + gc)/365.25) + 1
    mn = round((nsd+gc)-(sy-1)*365.25)
    mn1 = 0
    sm = 1
    if mn > 31:
        mn1 = 31
        sm = 2
    if int(sy/4) == (sy/4):
        (mn1, sm) = leapYear(mn, mn1, sm)
    else:
        (mn1, sm) = ordinaryYear(mn, mn1, sm)
    if sy == 1700 or sy == 1800:
        (mn1, sm) = ordinaryYear(mn, mn1, sm)
    if sy == 1900:
        (mn1, sm) = ordinaryYear(mn, mn1, sm)

    smStr = solarMonthName(sm)

    sd = int(mn - mn1)
    return (sd, sm, sy)


def solarMonthName(sm):
    '''
    Given a month number 'sm', returns its corresponding solar month name.
    '''

    # Result
    if sm == 1:
        smStr = " January "
    if sm == 2:
        smStr = " February "
    if sm == 3:
        smStr = " March "
    if sm == 4:
        smStr = " April "
    if sm == 5:
        smStr = " May "
    if sm == 6:
        smStr = " June "
    if sm == 7:
        smStr = " July "
    if sm == 8:
        smStr = " August "
    if sm == 9:
        smStr = " September "
    if sm == 10:
        smStr = " October "
    if sm == 11:
        smStr = " November "
    if sm == 12:
        smStr = " December "

    return smStr


def leapYear(mn, mn1, sm):
    '''
    # Leap (Kabisat) Year
    '''
    if mn > 60:
        mn1 = 60
        sm = 3
    if mn > 91:
        mn1 = 91
        sm = 4
    if mn > 121:
        mn1 = 121
        sm = 5
    if mn > 152:
        mn1 = 152
        sm = 6
    if mn > 182:
        mn1 = 182
        sm = 7
    if mn > 213:
        mn1 = 213
        sm = 8
    if mn > 244:
        mn1 = 244
        sm = 9
    if mn > 274:
        mn1 = 274
        sm = 10
    if mn > 335:
        mn1 = 305
        sm = 11
    if mn > 335:
        mn1 = 335
        sm = 12

    return (mn1, sm)


def ordinaryYear(mn, mn1, sm):
    '''
    # Ordinary (Basitah) Year
    '''
    if mn > 59:
        mn1 = 59
        sm = 3
    if mn > 90:
        mn1 = 90
        sm = 4
    if mn > 120:
        mn1 = 120
        sm = 5
    if mn > 151:
        mn1 = 151
        sm = 6
    if mn > 181:
        mn1 = 181
        sm = 7
    if mn > 212:
        mn1 = 212
        sm = 8
    if mn > 243:
        mn1 = 243
        sm = 9
    if mn > 273:
        mn1 = 273
        sm = 10
    if mn > 304:
        mn1 = 304
        sm = 11
    if mn > 334:
        mn1 = 334
        sm = 12

    return (mn1, sm)


def solarToHijriMenu():
    '''
    Ask user to enter (assume valid) Gregorian date. Calls
    solarToHijri().
    '''
    print "*** Solar Calendar to Hijri ***"
    sd = input("Solar date:")
    print "1. January   5. May      9. September"
    print "2. February  6. June    10. October"
    print "3. March     7. July    11. November"
    print "4. April     8. August  12. December"
    sm = input("Solar month:")
    sy = input("Solar year:")
    (hd, hm, hy) = solarToHijri(sd, sm, sy)
    ddStr = hijriMonthName(hm)
    print sd,"/",sm,"/",sy, "A.D. is", hd,"/",hm,"/",hy, "Hijri (", ddStr, ")"


def solarToHijri(sd, sm, sy):
    '''
    Calculates a Hijri date to Solar date.
    '''
    if sm == 1:
        mn = 0
    if sm == 2:
        mn = 31
    if sm == 3:
        mn = 59
    if sm == 4:
        mn = 90
    if sm == 5:
        mn = 120
    if sm == 6:
        mn = 151
    if sm == 7:
        mn = 181
    if sm == 8:
        mn = 212
    if sm == 9:
        mn = 243
    if sm == 10:
        mn = 273
    if sm == 11:
        mn = 304
    if sm == 12:
        mn = 334

    y = sy + (mn + sd)/ 365.25
    if y > 1582.76 and y < 1582.788:
        print "Gregorian: Omitted"
        return None
    else:
        if y > 1582.76:
            gc = 10
        else:
            gc = 0
        if y > 1701:
            gc = 11
        if y > 1801:
            gc = 12
        if y > 1901:
            gc = 13
        ydn = (sy - 1) * 365.25
        if sm < 3:
            pass
        else:
            if int(sy/4) == (sy/4):
                mn = mn + 1
            if sy == 1700:
                mn = mn - 1
            if sy == 1800 or sy == 1900:
                mn = mn - 1
        nsd = ydn + mn + sd - gc
        nhd1 = nsd - 227016
        nhd = int(nhd1)
        hy = int(nhd1/354.3671 + 1)
        hm1 = round(nhd1 - (hy - 1) * 354.3671)
        hm = int(hm1/29.5306) + 1
        hd = int(round(hm1 - (hm - 1) * 29.5306))
        ddStr = weekDayName(nhd)
        if hd == 0:
            hm = hm - 1
            hd = 30

        hmStr = hijriMonthName(hm)

        # Result
        if hm == 0:
            hmStr = " Zulhijjah "
            hy = hy - 1
        if hm == 1:
            hmStr = " Muharram "
        if hm == 2:
            hmStr = " Safar "
        if hm == 3:
            hmStr = " Rabiul Awal "
        if hm == 4:
            hmStr = " Rabiul Akhir "
        if hm == 5:
            hmStr = " Jumadil Awal "
        if hm == 6:
            hmStr = " Jumadil Akhir "
        if hm == 7:
            hmStr = " Rajab "
        if hm == 8:
            hmStr = " Shaban "
        if hm == 9:
            hmStr = " Ramadhan "
        if hm == 10:
            hmStr = " Shawal "
        if hm == 11:
            hmStr = " Zulqaidah "
        if hm == 12:
            hmStr = " Zulhijjah "

        return (hd, hm, hy)


def hijriMonthName(hm):
    '''
    Given a Hijri month number 'hm', returns corresponding Hijri month name.
    '''

    # Result
    if hm == 0:
        hmStr = " Zulhijjah "
        hy = hy - 1
    if hm == 1:
        hmStr = " Muharram "
    if hm == 2:
        hmStr = " Safar "
    if hm == 3:
        hmStr = " Rabiul Awal "
    if hm == 4:
        hmStr = " Rabiul Akhir "
    if hm == 5:
        hmStr = " Jumadil Awal "
    if hm == 6:
        hmStr = " Jumadil Akhir "
    if hm == 7:
        hmStr = " Rajab "
    if hm == 8:
        hmStr = " Shaban "
    if hm == 9:
        hmStr = " Ramadhan "
    if hm == 10:
        hmStr = " Shawal "
    if hm == 11:
        hmStr = " Zulqaidah "
    if hm == 12:
        hmStr = " Zulhijjah "

    return hmStr


def weekDayName(nhd):
    '''
    Given an integer 'nhd', returns the name of the weekday.
    '''
    nhd1 = nhd - 7 * int(nhd/7)
    dd = nhd1 % 7
    if dd == 0:
        ddStr = " Thursday "
    if dd == 1:
        ddStr = " Friday "
    if dd == 2:
        ddStr = " Saturday "
    if dd == 3:
        ddStr = " Sunday "
    if dd == 4:
        ddStr = " Monday "
    if dd == 5:
        ddStr = " Tuesday "
    if dd == 6:
        ddStr = " Wednesday "

    return ddStr


if __name__ == '__main__':
    main()

Sunday, 29 May 2011

Shalat, Zakat, dan Rukuk

Dalam alQuran, surah alBaqarah ayat ke-43, tercantum:

"Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'."

Beberapa pertanyaan yang saya pikir perlu direnungkan:
  • Jika dilihat hanya satu ayat ke-43 saja, ajakan ini ditujukan untuk siapa?
  • Jika dilihat konteksnya, dari mulai ayat ke-40 surah alBaqarah hingga ayat ke-46, ajakan ini ditujukan untuk siapa?

Friday, 9 July 2010

Isra Mi'raj Dunia

Hayoooo... mana yang lebih seru? Sholat lima waktu apa perebutan tempat ketiga final Piala Dunia 2010?

Siap-siap begadang buat nonton pertandingan bola, apa siap-siap buat sholat Tahajud?

10 Juli 2010. 27 Rajab 1431.

Monday, 14 June 2010

Ibadah Piala Dunia

Seiring dengan dimulainya Piala Dunia 2010, ada e-mail beredar di beberapa milis, isinya berupa ucapan.

Selamat menunaikan ibadah piala dunia 2010.

Ada benernya juga sih, kan piala dunia sebulan penuh, nggak jauh beda sama puasa Ramadhan yang dijalankan sebulan penuh.

Disadari atau tidak, rupanya ibadah Piala Dunia tahun ini bertepatan dengan bulan Rajab 1431 Hijriah. Satu bulan penuh, dari tanggal 1 bulan Rajab, sampai bulan Rajab berakhir.

Semoga Allah berkenan menyampaikan umurku sampai bertemu bulan Ramadhan, dua bulan dari sekarang.

Monday, 11 May 2009

Benarkah Yahudi Cerdas?

Menyikapi beberapa kali artikel tentang sebab-sebab kecerdasan orang Yahudi yang berseliweran di internet, saya merasa sedikit sedih. Banyaknya artikel itu diteruskan dari satu milis ke milis lain justru menunjukkan betapa umat Islam sebagian besar terjangkit penyakit kebodohan.

Padahal dalam budaya Islam, meriwayatkan hadits tidak boleh sembarangan. Jika dalam rantai riwayat sebuah hadits terdapat orang yang diragukan kejujurannya, maka hadits itu, betapa pun meyakinkannya, harus ditolak. Apalagi di dalam surat alHujurat(49) ayat ke-6 tercantum perintah bagi umat Islam untuk selalu melakukan verifikasi terhadap berita yang diterima.

Berikut ini uraian yang saya sampaikan berkaitan dengan artikel "Kecerdasan Orang Yahudi".

Salah satu sebab kenapa orang Yahudi pintar dan kebanyakan Muslim bodoh adalah:

1. Kebanyakan Muslim cenderung menerima berita mentah-mentah tanpa melakukan verifikasi apakah memang berita tersebut benar atau tidak.

Padahal dalam kitab utama Muslim, alQuran, tercantum dalam surat alHujurat ayat 6:

Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.
QS. al-Hujurat (49) : 6
(http://e-quran.sourceforge.net/chapter/049.html)


Kalau rajin menggunakan Google, seharusnya di jaman sekarang ini pemeriksaan kebenaran berita jauh lbih mudah dilakukan.

Memasukkan kata kunci "Stephen Carr Leon" ke Google, didapatkan satu review tetang berita Kecerdasan orang Yahudi sebagai berikut:

http://bedtimestorie.blogspot.com/2009/02/who-fish-is-dr-stephen-carr-leon.html

Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan. Semoga kita berbesar hati untuk mengambil pelajaran dari kitab kita sendiri, alQuran. Terutama dalam kasus ini surat alHujurat(49) ayat 6.